beraupedia.com – Keselamatan wisatawan di destinasi bahari Kabupaten Berau menjadi perhatian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).
Instansi tersebut kini memetakan kebutuhan pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata selam (guide diving), terutama di kawasan unggulan Maratua dan Derawan.
Langkah ini menyusul pembahasan keselamatan wisatawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Berau beberapa waktu lalu.
Peningkatan kompetensi pemandu dinilai penting untuk memperkuat standar pelayanan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan saat penyelaman.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan pemandu selam memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan wisatawan.
Karena itu, kompetensi profesional, lisensi, serta kemampuan menangani kondisi darurat perlu menjadi perhatian.
Namun, program pelatihan khusus keselamatan selam belum terlaksana dalam dua tahun terakhir. Keterbatasan anggaran dan luasnya cakupan pembinaan pariwisata, termasuk 12 subsektor ekonomi kreatif, menjadi tantangan bagi Disbudpar.
“Dalam dua tahun terakhir, memang belum ada pelatihan yang secara khusus membahas aspek keselamatan tersebut. Tantangan lainnya di kita itu terletak pada biaya sertifikasi yang relatif tinggi. Berdasarkan perhitungan Disbudpar, kebutuhan biaya pelatihan selam berkisar Rp3,5 juta hingga Rp9 juta per peserta,” jelas Yudha.
Besarnya biaya tersebut membuat pemerintah daerah perlu menetapkan skala prioritas agar program peningkatan kompetensi dapat menjangkau pemandu yang paling membutuhkan.
Disbudpar Berau pun berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pegiat Pariwisata Maratua dan Derawan untuk mendata jumlah pemandu selam sekaligus mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas mereka.
Pendataan tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Berau sebagai bagian dari upaya menekan risiko kecelakaan scuba diving.
Melalui langkah kolaboratif ini, Disbudpar berharap peningkatan kompetensi dan profesionalitas pemandu dapat memperkuat aspek keselamatan, sekaligus menjaga kepercayaan wisatawan domestik maupun mancanegara terhadap wisata bahari Berau (bp).













