Tanjung Redeb

Berau Expo Hadirkan Artis Nasional, Komunitas Musisi Berau Sanggam Harap Jadi Motivasi Musisi Lokal

122
×

Berau Expo Hadirkan Artis Nasional, Komunitas Musisi Berau Sanggam Harap Jadi Motivasi Musisi Lokal

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com — Pemilihan Fabio Asher, The Rain, dan Mesa Hira sebagai pengisi acara Berau Expo 2026 menjadi perhatian publik. Di tengah sorotan terhadap pilihan artis tersebut, pendiri Komunitas Musisi Berau Sanggam, Anang M Asnan, memberikan apresiasi dan memaklumi keputusan penyelenggara.

Menurut Anang, mendatangkan artis untuk tampil dalam sebuah acara tidak selalu mudah. Selain mempertimbangkan popularitas, penyelenggara juga harus menyesuaikan pilihan dengan jadwal dan ketersediaan masing-masing artis.

Ia menilai, nama-nama lain yang sempat menjadi perbincangan publik, termasuk Sheila On 7 yang diisukan akan tampil di Berau Expo 2026, tentu memiliki agenda pertunjukan yang padat. Karena itu, tidak semua artis yang diharapkan masyarakat bisa dipastikan hadir.

Bagi Anang, kehadiran artis nasional di Berau Expo juga diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi turut memberikan semangat dan motivasi bagi musisi lokal untuk terus berkarya serta menunjukkan bakatnya.

Panggung yang menghadirkan musisi nasional dapat menjadi inspirasi bagi talenta daerah untuk meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan berani bersaing di industri musik yang lebih luas.

“Kehadiran artis nasional akan semakin bernilai apabila mampu menjadi pemantik semangat bagi musisi Berau untuk terus berkarya. Dengan begitu, Berau Expo tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem seni dan kreativitas daerah” ungkap Anang. 

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, menjelaskan bahwa pemilihan artis tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan popularitas atau keinginan penyelenggara.

Ada sejumlah pertimbangan yang harus diperhitungkan, mulai dari ketersediaan jadwal hingga kesepakatan dengan manajemen masing-masing artis.

“Artis ini punya manajemen sendiri. Ada jadwal-jadwal yang sudah ditentukan mereka,” jelas Nanang saat konferensi pers di Gedung DPMPTSP Berau, Senin (12/10/2026) lalu.

Ia mengatakan, benturan jadwal menjadi salah satu kendala utama dalam mendatangkan pengisi acara. Seorang artis bisa saja telah memiliki agenda pertunjukan di tempat lain pada tanggal yang sama.

Kondisi tersebut membuat penyelenggara harus menyesuaikan pilihan dengan ketersediaan artis serta kesepakatan yang dapat dicapai bersama pihak manajemen.

Nanang menegaskan, mendatangkan artis bukan sekadar memilih nama yang sedang ramai diperbincangkan. Ada berbagai persyaratan dan kesiapan teknis maupun administratif yang harus dipenuhi sebelum penampilan dapat dipastikan.

Ia juga membuka peluang bagi pihak event organizer (EO) untuk mengajukan alternatif artis lain. Namun, usulan tersebut tetap harus mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan penyelenggaraan acara.

“Silakan dari pihak EO menawarkan. Kalau memang bagus, kenapa tidak? Tetapi ada beberapa hal yang tidak bisa kita paksakan,” ujarnya.

Dengan demikian, pilihan terhadap Fabio Asher, The Rain, dan Mesa Hira disebut berkaitan dengan kecocokan jadwal serta kesepakatan yang memungkinkan ketiganya tampil dalam rangkaian Berau Expo 2026.

Sorotan publik terhadap daftar pengisi acara menunjukkan besarnya ekspektasi masyarakat terhadap agenda tahunan tersebut.

Namun, keberhasilan Berau Expo semestinya tidak hanya diukur dari popularitas artis yang didatangkan, melainkan juga dari kualitas penyelenggaraan, dampak ekonomi bagi pelaku usaha, serta ruang yang diberikan kepada talenta lokal untuk berkembang (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *