
beraupedia.com – Kecepatan arus informasi di media sosial menjadi tantangan bagi media lokal dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Di tengah maraknya konten yang beredar tanpa proses verifikasi memadai, pers profesional dinilai memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang diterima publik tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, Didi Rahmadi, menilai media lokal memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap berbagai persoalan daerah.
Menurutnya, tugas media tidak hanya menyampaikan informasi terbaru, tetapi juga memastikan setiap berita diproses melalui tahapan jurnalistik yang benar, mulai dari verifikasi hingga penyajian informasi secara berimbang.
“Media harus tetap mengutamakan verifikasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” ujarnya.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi.
Namun, kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan karena informasi yang belum teruji kebenarannya dapat menyebar luas dalam waktu singkat.
Karena itu, peningkatan kualitas pemberitaan perlu berjalan seiring dengan perkembangan teknologi.
Media dituntut mampu menyajikan informasi secara cepat tanpa mengabaikan prinsip akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab jurnalistik.
Didi juga menegaskan bahwa hubungan antara pemerintah daerah dan media tidak semata-mata berkaitan dengan penyebarluasan program pembangunan.
Kemitraan tersebut perlu menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi publik, sekaligus membantu masyarakat memahami kebijakan dan berbagai perkembangan di Kabupaten Berau.
Di sisi lain, peningkatan kapasitas wartawan dinilai menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas pers.
Penerapan kode etik jurnalistik serta sertifikasi kompetensi diharapkan dapat memperkuat profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugasnya.
“Kepercayaan publik harus dijaga melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang,” tegasnya.
Penguatan media lokal pun menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas.
Melalui pemberitaan yang mengedepankan fakta, verifikasi, dan etika jurnalistik, media diharapkan dapat membantu masyarakat memilah informasi sekaligus memahami persoalan daerah secara lebih utuh.
Di tengah derasnya arus informasi digital, kepercayaan publik menjadi modal penting bagi keberlangsungan media.
Karena itu, kecepatan menyampaikan berita perlu tetap diimbangi dengan ketepatan informasi agar pers dapat menjalankan fungsinya sebagai sumber informasi yang kredibel bagi masyarakat (bp).













