Tanjung Redeb

Perumdam Batiwakkal Target Pertahankan Predikat BUMD Paling Informatif Se-Kaltim

8
×

Perumdam Batiwakkal Target Pertahankan Predikat BUMD Paling Informatif Se-Kaltim

Sebarkan artikel ini


beraupedia.com – Perumda Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau kembali memasang target tinggi dalam penilaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2026.

Setelah merampungkan pengisian Self-Assessment Questionnaire (SAQ) atau kuesioner mandiri pada September lalu, Perumdam Batiwakkal kini memasuki tahapan masa sanggah dan tinggal menunggu hasil penilaian dari tim Monev KIP.

Perumdam Batiwakkal menargetkan dapat mempertahankan predikat sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) paling informatif di Kalimantan Timur, sebagaimana capaian yang diraih pada tahun sebelumnya.

Direktur Perumdam Air Minum Batiwakkal Saipul Rahman melalui Manajer Hubungan Pelanggan Rudy Hartono mengatakan, mempertahankan capaian tersebut menjadi target utama dalam pelaksanaan Monev KIP tahun ini.

“Target kami tentu mempertahankan peringkat pertama dengan nilai sempurna,” kata Rudy.

Menurutnya, penilaian KIP tidak hanya berkaitan dengan persaingan peringkat antarlembaga.

Lebih dari itu, keterbukaan informasi merupakan bagian dari kewajiban badan publik dalam memberikan akses informasi kepada masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai rencana, program, serta proses pengambilan keputusan publik.

Karena itu, hasil Monev KIP menjadi salah satu indikator untuk melihat sejauh mana Perumda Batiwakkal menjalankan prinsip transparansi dalam pengelolaan informasi publik.

“Saat ini kami memasuki masa sanggah dan tinggal menunggu hasil penilaian tim Monev KIP,” ujar Rudy.

Meski demikian, capaian peringkat bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan Perumdam Batiwakkal dalam mengikuti Monev KIP. Proses evaluasi juga diharapkan menjadi bahan pembenahan secara berkelanjutan.

Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan dalam pengelolaan informasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pelanggan Perumdam Batiwakkal.

“Yang terpenting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana Monev ini menjadi bahan untuk terus memperbaiki KIP dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Rudy (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *