
beraupedia.com – Keinginan para pelaku seni teater di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, untuk memiliki gedung pertunjukan sendiri mulai mendapat perhatian serius.
Gagasan pembangunan gedung berkapasitas sekitar 1.000 penonton itu dinilai layak diperjuangkan secara bersama-sama.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan gedung pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pementasan teater, tetapi juga dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda di bidang seni dan budaya.
“Ini bukan hanya keinginan anak teater, tetapi menjadi mimpi kita bersama,” ujar Yudha.
Menurut Yudha, mewujudkan fasilitas pertunjukan berkapasitas besar bukan perkara sederhana.
Diperlukan dukungan dan kolaborasi dari pemerintah, pelaku seni, komunitas, serta masyarakat.
“Saya tidak bisa bergerak sendiri. Saya meminta dukungan teman-teman semua,” katanya.
Ia menilai, apabila gagasan tersebut dikerjakan secara bersama-sama, pembangunan gedung pertunjukan dapat diwujudkan secara bertahap.
Terlebih, Berau memiliki beragam potensi seni dan budaya yang membutuhkan ruang untuk ditampilkan secara lebih layak.
Gedung tersebut nantinya diharapkan tidak hanya digunakan untuk pementasan teater.
Berbagai kegiatan lain, seperti tari, musik, festival budaya, pementasan pelajar, dan kegiatan kreatif lainnya, juga dapat memanfaatkan fasilitas itu.
Yudha mengatakan, pembangunan ruang seni merupakan bagian dari investasi kebudayaan.
Ketersediaan fasilitas yang memadai akan membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, sekaligus mengembangkan seni dan budaya daerah.
“Kalau kita ingin seni dan budaya terus hidup, harus ada ruang untuk mereka berkarya,” tuturnya.
Karena itu, Disbudpar Berau membuka ruang kolaborasi untuk mendorong agar gagasan tersebut tidak berhenti sebagai wacana.
Langkah awal dapat dilakukan dengan menyatukan gagasan, kebutuhan, serta dukungan dari berbagai pihak.
Yudha berharap semangat para pelaku teater dan komunitas seni di Berau terus terjaga.
Menurutnya, gedung pertunjukan bukan sekadar bangunan, melainkan rumah bagi kreativitas dan ruang tumbuh bagi generasi penerus seni dan budaya Berau (bp).













