beraupedia.com – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau.Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau kini memperluas pelatihan bahasa Inggris bagi pelaku wisata, dari pusat kota hingga kawasan yang menjadi pintu masuk menuju destinasi unggulan.Program tersebut dinilai penting mengingat semakin terbukanya Berau terhadap kunjungan wisatawan mancanegara. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing menjadi salah satu modal utama bagi masyarakat yang berada di garis depan pelayanan pariwisata.Pejabat Fungsional Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Disbudpar Berau Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Asri Toldo, mengatakan pelatihan bahasa Inggris di Dermaga Sanggam Tanjung Redeb saat ini telah memasuki pekan ketiga.Menurutnya, antusiasme peserta menjadi salah satu alasan program tersebut terus dilanjutkan.Pelatihan tidak hanya diarahkan agar peserta mampu menggunakan bahasa Inggris secara praktis, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri ketika berinteraksi dengan wisatawan.“Pariwisata tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berkomunikasi,” kata Asri.Pelaku wisata diharapkan mampu memberikan informasi mengenai destinasi, menjelaskan berbagai kebutuhan wisatawan, hingga memberikan pelayanan secara lebih baik.Kemampuan tersebut dinilai akan semakin dibutuhkan seiring meningkatnya aktivitas pariwisata di Berau.Tak berhenti di Tanjung Redeb, Disbudpar kemudian memperluas pelatihan ke Dermaga Tanjung Batu. Kawasan tersebut memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu akses menuju Kepulauan Derawan.“Di Tanjung Batu pelatihannya berlangsung setiap Rabu dan Kamis, sementara di Dermaga Sanggam dilaksanakan Senin dan Rabu,” ujar Asri.Namun, pelaksanaan pelatihan di Tanjung Batu masih menghadapi kendala dalam hal keterlibatan peserta. Hingga saat ini, peserta masih didominasi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan dermaga.Karena itu, Disbudpar Berau tengah menyiapkan pola pelatihan yang lebih terarah dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan peserta sehingga pelatihan tidak hanya diikuti masyarakat sekitar dermaga, tetapi juga pelaku wisata yang bersentuhan langsung dengan wisatawan.Penguatan kapasitas SDM juga diproyeksikan menyasar kawasan kepulauan. Pulau Maratua menjadi salah satu lokasi yang disiapkan untuk pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris, dengan target mulai berjalan sekitar Oktober 2026.Program tersebut nantinya akan dikembangkan bersamaan dengan rencana peluncuran Learning Center.Disbudpar juga menyiapkan tenaga pengajar yang dapat ditempatkan di kawasan destinasi agar proses peningkatan kompetensi masyarakat dapat berlangsung secara rutin dan berkesinambungan.Asri menegaskan, peningkatan kemampuan bahasa asing merupakan bagian dari strategi Disbudpar dalam memperkuat kualitas pelayanan pariwisata Berau.Menurutnya, masyarakat lokal yang berinteraksi langsung dengan wisatawan memiliki peran penting dalam membentuk pengalaman dan kesan terhadap destinasi.Karena itu, peningkatan kapasitas mereka harus berjalan seiring dengan pengembangan destinasi wisata.“Karena itu, peningkatan kapasitas masyarakat dan pelaku wisata lokal menjadi bagian penting yang terus kami dorong,” pungkasnya (bp). Post Views: 23 Navigasi posFeni Anggela, Pembawa Baki Paskibraka Berau Yang Tampil Penuh Percaya Diri Pemkab Berau Targetkan 1.000 Titik CCTV Untuk Pantau Kondisi Wilayah