Tanjung Redeb

Pembangunan Berbasis Keluarga Pilar Utama, Pemkab Berau Perkuat Peran PKK Tekan Angka Stunting

49
×

Pembangunan Berbasis Keluarga Pilar Utama, Pemkab Berau Perkuat Peran PKK Tekan Angka Stunting

Sebarkan artikel ini
Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd (bp)


BERAUPEDIA.COM – Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan pembangunan berbasis keluarga sebagai pilar strategis utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

Guna mempercepat program prioritas daerah, khususnya dalam menurunkan angka prevalensi stunting, Pemkab Berau memperkuat kapasitas serta koordinasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) hingga ke tingkat tapak di seluruh kampung se-wilayah Bumi Batiwakkal.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, melainkan mampu menyentuh langsung aspek fundamental kesejahteraan di tingkat rumah tangga.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa struktur kelembagaan PKK yang menjangkau hingga unit keluarga terkecil menjadikannya mitra strategis pemerintah yang paling efektif dalam menggerakkan perubahan perilaku masyarakat.

“PKK memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendukung pembangunan masyarakat di tingkat kampung. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah kampung harus terus diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Dorong Inovasi Kader PKK: Ketahanan Pangan, Ekonomi, dan Edukasi Kesehatan

Melalui integrasi lintas sektor ini, Pemkab Berau mendorong para kader PKK untuk melahirkan berbagai inovasi yang berfokus pada tiga hal utama: ketahanan pangan mandiri di tingkat rumah tangga, penguatan ekonomi keluarga, serta edukasi kesehatan yang menyeluruh.

Peningkatan peran ini dinilai sangat krusial mengingat penanganan stunting tidak bisa diselesaikan hanya melalui intervensi medis semata.

Masalah ini menuntut perubahan mendasar pada pola asuh anak dan pola konsumsi makanan di lingkungan keluarga.

Dalam kerangka pencegahan stunting, pemerintah daerah memproyeksikan kader PKK sebagai motor penggerak utama kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang aktif.

Para kader bertugas melakukan pendampingan secara berkelanjutan, memberikan edukasi gizi yang tepat bagi ibu hamil dan ibu menyusui, serta memantau secara ketat perkembangan tumbuh kembang anak di lingkungan masing-masing.

“Melalui edukasi gizi dan penguatan kegiatan posyandu, PKK diharapkan dapat menjalankan program-program yang efektif dan tepat sasaran, sehingga mampu mendukung secara maksimal upaya pencegahan stunting di Kabupaten Berau,” tambah Bupati Sri Juniarsih.

Sinergi Solid Kunci Ciptakan Generasi Berau Sehat dan Berdaya Saing

Pemkab Berau menegaskan komitmen penuhnya untuk terus mendukung penguatan kelembagaan serta peningkatan kompetensi para kader di lapangan.

Sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara TP PKK, aparatur pemerintahan kampung, serta perangkat daerah terkait diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian keluarga sekaligus mencetak generasi masa depan Berau yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi.

Dengan peran PKK yang semakin kokoh hingga ke tingkat keluarga terkecil, diharapkan upaya penurunan angka stunting tidak lagi menjadi beban pemerintah semata, melainkan menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *