Teluk Bayur

Pasca Kebakaran Pasar SAD, Bupati Berau Siapkan Food Court Untuk Pedagang Terdampak

2
×

Pasca Kebakaran Pasar SAD, Bupati Berau Siapkan Food Court Untuk Pedagang Terdampak

Sebarkan artikel ini


BERAUPEDIA – Kebakaran yang menghanguskan 29 warung dan dua rumah di kawasan Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD) Berau menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau.

Bupati Sri Juniarsih Mas bersama sejumlah kepala dinas turun langsung meninjau lokasi kebakaran, Kamis (5/11/2026), sekaligus menemui pedagang yang kehilangan tempat usaha.

Dalam kunjungan tersebut, Sri Juniarsih juga memberikan santunan kepada korban terdampak dan memastikan pemerintah daerah menyiapkan langkah agar aktivitas ekonomi para pedagang tetap berjalan.

Salah satu solusi yang disiapkan adalah mengoptimalkan kembali food court di lantai dua Pasar SAD sebagai tempat berjualan sementara bagi pedagang makanan yang kehilangan kios.

“Saya memberikan instruksi kepada stakeholder terkait bagaimana para pedagang ini untuk ke depannya menempati lapak food court di lantai dua. Kita hidupkan kembali suasana ramai di food court tersebut,” ujarnya.

Menurut Sri Juniarsih, keberadaan food court perlu kembali dimanfaatkan agar aktivitas perdagangan tidak hanya terpusat di kawasan luar pasar.

Para pedagang juga diharapkan ikut mendukung upaya pemerintah menghidupkan fasilitas tersebut sehingga aktivitas ekonomi dapat kembali bergerak.

Namun, penanganan pascakebakaran tidak hanya menyangkut pedagang yang kehilangan lapak. Pemkab Berau juga berencana mengevaluasi kondisi Pasar SAD secara keseluruhan, termasuk keberadaan pedagang di luar kawasan pasar dan aktivitas pasar subuh yang dinilai telah melampaui waktu operasional yang ditentukan.

Sri Juniarsih mengungkapkan, kondisi tersebut turut memengaruhi aktivitas perdagangan di dalam pasar. Sebagian pedagang memilih berjualan di luar kawasan yang telah disediakan, sehingga lapak di dalam pasar yang sebelumnya ramai kini cenderung sepi.

“Tentu kondisi ini turut memengaruhi aktivitas perdagangan di dalam pasar. Lapak yang sebelumnya ramai sekarang cenderung sepi karena sebagian pedagang memilih berjualan di luar kawasan yang telah disediakan,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah daerah akan melibatkan para pedagang dalam proses penataan ulang pasar untuk mencari solusi yang tidak merugikan pihak mana pun.

Penataan tersebut juga mencakup pengembalian fungsi kawasan parkir sesuai peruntukannya serta perbaikan tata letak kios agar aktivitas perdagangan lebih tertib.

“Pasar SAD ini yang dahulunya lapak di dalam ramai menjadi sepi karena ada penjual di luar. Ke depan pemerintah memastikan akan ada penataan ulang, termasuk perbaikan tata letak kios agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pemkab Berau berharap pemanfaatan food court dan penataan ulang kawasan Pasar SAD dapat menjadi langkah awal memulihkan aktivitas perdagangan sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat (bp).

Editor: Anang Ma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *