
beraupedia.com — Kerusakan jalan alternatif yang menghubungkan Kampung Biatan Ulu dengan Kampung Biatan Lempake menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Jalur tersebut berpotensi memangkas waktu perjalanan warga menuju pusat Kecamatan Biatan dari sekitar satu jam menjadi 45 menit jika diperbaiki.
Persoalan ini mencuat saat Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyerap aspirasi masyarakat di Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir, Jumat (16/10/2026).
Kepala Kampung Biatan Ulu, Samsul, mengatakan kerusakan jalan membuat warga harus melewati jalur lain untuk menuju pusat kecamatan.
“Kalau jalan alternatif ini diperbaiki, masyarakat tentu lebih mudah menuju pusat kecamatan. Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi akses tersebut,” ungkapnya.
Menurutnya, perbaikan jalan akan mempermudah mobilitas warga, termasuk akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan pelayanan administrasi pemerintahan.
Selain infrastruktur jalan, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan.
Gamalis menegaskan, aspirasi tersebut menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
“Yang kita cari adalah persoalan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Dari situ, kita bisa melihat kebutuhan mana yang perlu mendapat perhatian dan bagaimana upaya penyelesaiannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur perlu berjalan seiring dengan upaya memperluas akses pelayanan dasar.
Namun, tindak lanjut usulan masyarakat tetap harus mempertimbangkan kewenangan, perencanaan, dan kemampuan anggaran daerah.
Gamalis juga mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan keharmonisan lingkungan, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan kebersamaan.
Sinergi pemerintah daerah, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, dan unsur keamanan dinilai penting untuk menjaga stabilitas wilayah agar pembangunan berjalan baik.
Kini, masyarakat Biatan berharap aspirasi tersebut ditindaklanjuti, terutama perbaikan jalan alternatif Biatan Ulu–Biatan Lempake yang dapat memangkas waktu perjalanan sekaligus mempermudah akses terhadap pelayanan publik (bp).

