Tanjung Redeb

HUT Kabupaten Berau Jadi Momentum, Bupati Ajak Masyarakat Dewasa Hadapi Dinamika Daerah

10
×

HUT Kabupaten Berau Jadi Momentum, Bupati Ajak Masyarakat Dewasa Hadapi Dinamika Daerah

Sebarkan artikel ini

beraupedia.com Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas mengajak seluruh masyarakat untuk semakin dewasa dalam menyikapi dinamika dan perbedaan yang terjadi di tengah kehidupan sosial.

Menurutnya, semakin beragamnya aktivitas serta kepentingan masyarakat harus diiringi dengan sikap saling menghargai.

Kedewasaan dalam menyikapi perbedaan dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga Berau tetap aman, harmonis, dan kondusif.

“Yang dibutuhkan adalah kedewasaan untuk menjaga hubungan tetap harmonis,” ujar Sri Juniarsih Mas.

Ia mengatakan, bertambahnya usia Kabupaten Berau harus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Perkembangan daerah, kata dia, tentu akan diikuti dengan meningkatnya interaksi dan dinamika di tengah masyarakat.

Karena itu, komunikasi dan sikap saling menghargai perlu terus dibangun. Perbedaan diharapkan tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang dapat mengganggu keharmonisan daerah.

Selain menjaga kondusivitas, Sri juga mendorong masyarakat mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi turut mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Berau.

Beragam potensi daerah, menurutnya, dapat dikembangkan secara bersama-sama untuk membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi yang ada harus kita hidupkan bersama untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat agar potensi yang dimiliki Berau dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Peran generasi muda juga menjadi perhatian Bupati. Lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif dinilai akan memberikan ruang lebih besar bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas dan melahirkan berbagai inovasi.

Sri menilai, generasi muda memiliki peluang besar untuk menciptakan nilai tambah sekaligus ikut mendorong kemajuan daerah.

Menjaga kondusivitas, lanjutnya, bukan berarti menghilangkan perbedaan. Justru, perbedaan harus dikelola melalui komunikasi yang sehat, sikap saling menghormati, dan semangat kebersamaan.

Momentum bertambahnya usia Kabupaten Berau pun diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan keterlibatan dan kontribusi seluruh elemen masyarakat (bp).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *